Posts

Dunia Tolong Jangan Terlalu Cepat Berputar

Halo. Apa kabar dunia?  Iya, dunia. Dunia yang kini jarang kutengok lagi karena aku tak cukup kuat menghadapinya.  Dunia yang terlalu besar untuk aku yang kecil.  Bertarung melawan tujuh miliar orang, tentu aku kalah. Jangankan tujuh miliar, melawan egoku sendiri saja aku nggak sanggup. Namun nyatanya semesta masih mengizinkanku untuk menapak di dunia yang besar ini. Tandanya aku masih mampu.  Walaupun aku kecil, semoga tidak mudah terbawa angin. Tidak apa-apa aku kecil, semoga hatiku besar.

Bulan yang Baik

Image
Halo!  Berhubung sudah masuk bulan suci Ramadan, mari bercerita ringan seputar bulan baik ini.  Gimana puasa kalian sejauh ini?  Bulan Ramadan adalah salah satu bulan yang paling memorable, paling kutunggu-tunggu. Bukan karena aku religius banget, tapi emang vibes-nya paling beda dibanding bulan-bulan biasanya. Iya nggak sih?  Bulan Ramadan paling berkesan ialah ketika menjalankan puasa di Jember. Itu adalah pertama kalinya aku menghabiskan sebulan puasa jauh dari orang tua.  Miskinnya tuh kerasa, wkwk.  Buka puasa secukupnya, kadang iseng muter-muter nyari takjil gratis haha. Ah bahagia banget rasanya ketik dapet takjil gratis, karena menghemat pengeluaran sehari. Kadang buka puasa sekalian dirapel sahur, biar hemat dan nggak ribet. Di Jember hampir tiap hari bukber sama temen-temen karena emang satu kos. Nggak usah lah pake embel-embel nama "bukber" lalu dijadwalin jauh-jauh hari. Tiap hari bukber cuma sesederhana ngechat temen-temen "ayo jam 4 cari bukaa...

Sabar pet

Ya Allah, pengin marah. Benar-benar pengin marah. Memaki sedikit boleh nggak sih? Dasar pantat!!! Kadang orang harus ada di posisi itu dulu baru tahu bagaimana sedih, marah, atau kecewanya kita atas perilaku buruk mereka. Jangan-jangan, kekecewaanku saat ini adalah timbal balik dari apa yang pernah kuperbuat di masa yang lalu? Semoga saja tidak 😭 Kadang ingin berdoa yang buruk-buruk, tapi biarlah Allah yang paling pantas membalas semua perilakunya. Semoga dibukakan hatinya, dibukakan pikirannya. Pesanku untuk semua orang di dunia ini, please jadilah orang baik. Hidup memang jahat, tapi kamu tidak boleh jadi jahat.

Marah Secukupnya

Bontang, 18 Januari 2022. Hari ini tercatat dua hari sudah pikiranku kacau. Rasanya ingin marah. Ingin hilang sejenak.  God pls tell me. How to deal with anger?  Egoku semudah kata "maaf" kok. Mau sebesar apapun kesalahanmu, asal kamu tahu itu adalah hal yang salah kemudian kamu minta maaf, aku akan memaafkan dengan sangat lapang dada.  Yang tidak bisa aku terima, ketika orang lain bicara dengan mudahnya tanpa tahu kalo ada yang sakit hati mendengarnya.  Prinsipku adalah, jangan bertindak atau memutuskan sesuatu ketika emosimu sedang tinggi. Entah itu sedang marah, sedih, kecewa, bahkan gembira sekalipun. Karena menurutku, apa yang kita putuskan atau lakukan saat itu adalah berdasarkan hati, bukan akal sehat.  Saat ini aku sedang marah. Rasanya ingin kumaki-maki semua orang. Kumisuhin satu-satu, ku janc0k-j4nc0kin sambil kutoyor kepalanya. Asli.  Tapi aku sadar. Perkataan biadab dan uncensored yang ingin sekali aku lontarkan ini tidak akan menyelesaikan am...

Sedih Secukupnya

Tadi malam aku benar-benar insyekur, tapi hari ini aku bahagia. Hebat, Allah bisa semudah itu ya membolak-balikkan hati hamba-Nya?

2021, It's A Wrap!

Image
Halo! Apa kabar? Setelah 7 bulan menghilang, akhirnya aku kembali hehe. Tentu saja isinya kalo tidak sambat, ya curhat wkwk.  Sudah lama banget ya aku nggak menulis di sini. Dan nggak kerasa lagi-lagi sudah akhir tahun. Semua terasa cepat ya? Atau aku yang terlalu menyia-nyiakan waktu?  Tahun ini masih dalam suasana yang sama dengan tahun sebelumnya, yakni masa pandemi. Di tahun 2021 ini, pandemi justru baru membuka mataku. Sebelumnya di 2020, pandemi yang aku tahu hanyalah stay at home dengan nikmat dan santai-santai. Tahun ini aku seolah ditampar dengan kenyataan pandemi ini. 3 bulan pertamaku di 2021 dimulai di Jember. Kala itu aku "diamanahi" tugas di luar nalar, tugas paling aneh: menemani ibu yang hamil di luar nikah. Aku yang jiwanya masih young, wild, and free ini tentu saja syok wkwk. Antara menutupi semua masalah yang ada, menemani bumil, dan juga menjaga diriku supaya tetap waras.  Endingnya? Aku ga kuat wkwk. Dari situ aku belajar banyak bahwa pernikahan itu...

Kawan Baik

Image
 Halo!  Masih di bulan baik nan penuh berkah, menjelang lebaran ini aku banyak dapet kiriman dari teman-teman. Kali ini, aku mau sedikit "unboxing" pemberian dari teman-teman. Karena aku nggak pintar bikin story IG, jadi aku tulis di sini aja. Hitung-hitung sekalian dokumentasi dan ngosongin memori hp hehe. Tapi aku bukan hanya cerita tentang Ramadhan. Aku akan lebih bercerita tentang kawan-kawan baikku. Aku mulai dari sebelum kepulanganku ke Bontang, karena saat itu banyak juga momen yang belum sempat terkenang.  Kepulanganku ke Bontang Maret lalu agak bikin "heboh" karena aku nggak tau kapan akan balik Jember lagi. Temen-temen sedih (eh gatau sih), aku pun ikut sedih.  Beberapa hari sebelum aku pulang, temen-temen rame banget ngajakin pergi. “Fet, ayuk kumpul dulu sebelum pulang!” “Ga pengin farewell tah fet?” “Fet ayo makan malem bareng” “Fet pengin ketemu dulu terakhir sebelum balik”, et cetera . Ditambah masalah per-packingan belum kelar. Bingung banget wkwkw....