Saturday, July 22, 2017

Travelling (Soon)


Morning, peeps! 

Kali ini aku mau cerita tentang mimpiku yang sempat mustahil. Wkwk iya iya, aku tau kata-kataku itu songong banget. Tapi nggak ada salahnya kok dibaca hehe. Siapa tahu mimpiku yang mustahil ini menjadi tidak mustahil lagi sekarang. apasih.

Ya apa lagi kalo bukan:

T R A V E L   T H E   W O R L D .

Gatau kenapa ya aku craving banget sama hal itu. Dulu sebelum internet naik daun seperti sekarang, kita susah banget buat ngelihat dunia luar, walaupun cuma sekedar berita dan perkembangan dunia. Namun semenjak penggunaan internet meroket, dunia menjadi terbuka lebar dan seakan nggak ada batasnya. Jangankan sekedar berita, informasi apapun bisa didapat dalam beberapa detik. Cari tahu apapun itu semudah “klik, klik” dan voila, keluarlah semua yang kita inginkan. Pergi kemana pun sekarang serba mudah karena informasinya gampang didapat. 

Ya, internet lah yang membantuku membentuk mimpi itu. Tapi mungkin juga dipengaruhi oleh banyak hal. 

Wednesday, July 19, 2017

Dua Dekade

Bontang, 14 Juli 1997. 

Di RS PKT, pukul 06.25 WITA. Seorang bayi perempuan lahir dari perut seorang ibu. Walaupun kata mama ketuban sempet pecah di mobil dan kepalaku hampir brojol sebelum sampai di RS, namun bisa dibilang hari itu termasuk hari paling membahagiakan bagi kedua orang tuaku.

Jember, 14 Juli 2017.

Ribuan kilometer dari rumah. Semester pendek lah yang bikin aku terdampar di Jember sekarang ini.

Pagi-pagi, papa dan mama udah ngucapin selamat ultah beserta doa-doanya. Terharu as always. Menurutku, ulang tahun itu antara senang dan sedih. Senang karena masih diberi kesempatan untuk hidup hingga sekarang ini, dan sedih karena menyadari betapa banyak waktu yang telah aku sia-siakan selama ini.