Thursday, December 30, 2010

semua jempol kuberikan untuk Indonesia! dan sedikit basa basi

Di postingan ini aku Cuma mau ngucapin selamat kepada Timnas Indonesia yang telah berhasil menang yeah. aku sangat bangga jadi Anak Indonesia ! dan tentu maman bagus (?) ah gak asik ya mosok entri-ku cuma gini doang, terlalu pendek. mmmm kalo gitu aku nostalgia aja jaman kelas 8 sebelum liburan. Oke kali ini aku akan cerita soal 'perekonomian' *sokngerti.

Sebenarnyah aku ndak suka jajan. Tapi aku suka di traktir. aku kok maunya ya? biarin deh. Kalo urusan "ANAK GRATISAN" kayaknya aku menduduki urutan pertama di kelas. Gimana enggak, setiap ada orang dateng membawa makan atau minum, aku selalu mengadahkan tangan dengan muka melas *apadeh. Korban pun cuma ngangguk dan saya dapat deh. simpel kan? huahaha. Aku nggak peduli orang bilang apa ke aku, mau bilang miskin, mau bilang ndak punya uang, mau bilang bokek (kayaknya semua artinya sama deh) aku cuek beibeh. Aku kan ndak jaim haha. Kalo lagi untung, aku melakukan kegiatan yang 'tidak pantas ditiru ini' ditemani beberapa teman saya. Pernah sih sama Lulu . Aku biasa jaga di luar kelas, tapi kadang di dalem. Aku sama Lulu pernah ngalamin hal yang sedih tapi gak bikin aku kapok untuk ngemis. Mau tau ceritanya? ayo cepat cepat kita akan mulai sesaat lagi hanya di Trans TV (?)

Istirahat di sekolah, aku lupa istirahat pertama atau kedua. Aku sama lulu kehausan. Anak di kelas juga gak ada yang bawa minum. Di luar kelas juga sepi, 8G lagi pindah, anak 8F lagi 'dugem' di kelasnya. Tiba tiba Ibah yang berkantong tebal nyuruh aku beli es teh di kantin. uwooo senengnya aku, sudah ada harapan dikasih minum sama ibah. huahahaha. Aku berangkat ke kantin, sedangkan Lulu menunggu di tangga. Dia teriak ke aku "weeh feti ambilin aku sedotan naah!" Yaudah aku ambilin. Lulu sudah gak sabar mau minta minum ke ibah. Sampe dibela belain bawa sedotan, kalo gak dikasih gimana coba? Okedeh kita lanjut. Aku kasih minum ke ibah, dan dia kebetulan lagi asik ngobrol sama kakak kelasnya. Supaya kita gak ganggu kita mojok di kelas sambil nunggu kakak itu pergi lalu kita sergap minumannya. Kukira Ibah sudah ada tanda mau kasih ke kita, tapi dia malah biasa aja. ndak tau apa kalo kita nengokin minumannya dengan muka melas :( Abis itu dia naruh minum di meja, dia nulis nulis, gak urus aku dia nulis apa. Dia juga masih belum sadar keberadaan aku dan lulu yang merana di pojokan kelas. Abis nulis, dia ambil minumnya dan kembali minum. srot srot srot *bunyi apa sih ini? Aku teriak ke lulu sambil bercanda supaya ibah dengar "Ayo kita hitung mundur atas kepergian minum nya" 5..4..3..2..1. Yak hitungan sampe 1 pas minuman juga habis. Kita nengokin gelas kosong itu sambil nangis darah *lebay. Kita teriak ke ibah. "Waaa bah kok dihabisiin? Kita minta tau" si ibah bales: "loh kalian ndak minta, maaf deh" kita bales: "ya kan kukira kamu tau. Kamu ndak nyadar kah kita nengokin kamu di pojokan sana? Lulunya juga udah siap sedotan nih" ibah bales: "ndak hehe. Aku sibuk ngobrol tadi wkwk" akhirnya kita dengan rela melepaskan minuman itu ke tempat sampah. yaudah pergi aja noh, gue ndak butuh elu eaea *apasih fet. Kasihan lulu, sedotannya terbuang sia sia haha.

2 comments:

Mari budayakan berkomentar. Komen pake bahasa baku, gaul, alay, bahasa alien, terserah. Yang penting no spam :)